Tampilkan postingan dengan label Basis Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basis Data. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Maret 2018

Logical Database Design and The Relational model

Model Relational untuk manajemen database merupakan model database berdasarkan logika urutan pertama, pertama sekali dirumuskan dan dikemukakan oleh Edgar F. Coddpada tahun 1969.[1] Pada model database relasional, seluruh data diwakili dalam bentuk tuple, digabungkan dalam relasi-relasi. Database yang diorganisasikan dalam hal model relasi merupakan database relasi.
Diagram dari contoh database menurut Model Relasional.[2]
Pada Model relasional, record yang berhubungan dihubungkan bersama dengan sebuah "kunci"
Tujuan dari model relasi ini ialah untuk menyediakan metode deklaratif untuk menspesifikasikan data dan queri: pengguna secara langsung menyatakan bahwa informasi dari database mengandung informasi apa dan informasi yang diinginkan, serta membiarkan sistem software manajemen database mengatur struktur data yang berhubungan dengan penyimpanan data dan perbaikan prosedur untuk menjawab queri.
Implementasi yang paling banyak dari model relasional ini ialah pada definisi data SQL dan bahasa queri. Tabel pada skema database SQL menyesuaikan dengan variabel prediksi; isi dari tabel relasi; kendala kunci; dan kendala lainnya, serta penyesuaian queri SQL secara predikatif. Bagaimanapun, database SQL, termasuk DB2


Perbedaan antara SQL dan NOSQL

Baiklah kita mulai dulu dari penjelasan mengenai SQL. hmmm.... kira-kira apa sih SQL itu?


Pengertian SQL

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangan pengertian SQL adalahsuatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query, dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.
Image result for sql adalah

Sejarah SQL

Awal mula lahirnya bahasa SQL yaitu pada bulan Juni 1970, dimana saat Jhonny Oracle yang merupakan seorang peneliti dari perusahaan IBM memiliki gagasan pembuatan basis data relasional, ide tersebut dituangkan dalam sebuah artikel. Di dalam artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan membuat sebuah bahasa standar untuk mengakses data dalam database tersebut. Bahasa standar tersebut diberinama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah kemunculan artikel tersebut lalu IBM memutuskan untuk mengembangkan pembuatan bahasa SEQUEL. Namun penamaan SEQUEL dalam bahasa standar tersebut bermasalah dengan hukum sehingga diubahlah menjadi SQL.

Jenis Perintah SQL

Dalam penggunaan SQL terdapat beberapa perintah yang berguna untuk mengakses dan memanajemen data yang terdapat dalam database. Jenis peringah SQL secara umum dibagi kepada tiga sub perintah, yaitu DDL (Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL (Data Control Language). Ketiga sub perintah tersebut sangat perlu untuk dipahami bagi anda yang ingin menguasai bahasa sql dan mahir dalam pembuatan database.


Related image
Pengertian NoSQL
Bagi yang suka kiasan, pasti mengibaratkan NoSQL adalah lawannya SQL, haha.. kalau teman-teman mengerti pasti bisa dibilang begitu, karena memang konsep RDBMS si SQL menjadi hilang pada NoSQL. NoSQL sering disebut singkatan dari Not Only SQL.

NoSQL adalah sebuah konsep mengenai penyimpanan data non-relasional. Berbeda dengan model basis data relasional yang selama ini digunakan, NoSQL menggunakan beberapa metode yang berbeda-beda ( Wikipedia ). Metode ini bergantung dari jenis database yang digunakan. Karena NoSQL sendiri merupakan konsep database, dan pada implementasinya, banyak jenis-jenis dari NoSQL ini.

NoSQL sangat berguna pada data-data yang terus-menerus berkembang, dimana  data tersebut sangat kompleks sehingga sebuah database relational tidak lagi bisa mengakomodir. Salah satu bentuknya adalah ketika suatu data saling berhubungan satu sama lain, maka akan muncul proses duplikasi data. Dimana data saling memanggil ke beberapa permintaan, tambahan data baru, perubahan data, dan lain-lain dengan key yang sama. Karena faktor hubungan antar data yang sama terjadi terus-menerus, mendorong faktor redudansi data, data menjadi berlipat-lipat, dan pada akhirnya akan menyebabkan crash pada database berkonsep RDBMS.

Harus ada cara lain untuk menanggulangi masalah ini,  dan NoSQL lah solusinya. NoSQL menyederhanakan proses yang terjadi dalam sistem basis data relasional. Dimana hal-hal yang menyebabkan redudansi, dihilangkan sehingga trafik server akan seimbang. Penyederhanaan proses ini memungkinkan data direplikasi di banyak server secara mudah dan menjamin ketersediaan data.

Contoh nyata penjelasan diatas bisa teman-teman lihat pada situs jejaring sosial, FACEBOOK.COM. Pernahkah berfikir sebesar apa server penyimpanan facebook dengan anggota ribuan orang tersebut ?. Apabila teman-teman alim, mungkin tidak jadi masalah, tapi bagaimana jika ada yang narsis lalu sering upload foto setiap hari ?, bagaimana kalau setengah dari member facebook adalah orang-orang yang narsis ?, berapa besar ukuran yang dibutuhkan facebook pada servernya ?



Setelah mengerti apa itu NoSQL, Sekarang saatnya mengenal database NoSQL.

Dalam NoSQL, terdapat berbagai macam bentuk database dengan schema dan konsepnya sendiri. Sama halnya dengan database SQL yang seperti teman-teman kenal seperti MySQL, SQL Server, Oracle, PostgreSQL, dan lain-lain. Dalam NoSQL, terdapat MongoDB, CouchDB, Riak, dan lain-lain.

demikian sedikit penjelasan dari saya kurang lebihnya mohon di maafkan ^^

info seputar kampus : ubpkarawang.ac.id

Langkah-langkah instalasi XAMPP


XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari cross platform X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.
Ini adalah aplikasi yang memberikan solusi untuk Anda yang ingin menjalankan web server di lokal komputer ketika akan melakukan pengetesan aplikasi yang dibuat.

Sehingga Anda tidak perlu membeli hosting atau server untuk melakukan pengetesan website.

Langkah-langkah  instalasi xampp pada windows:
1. Silakan buka https://www.apachefriends.org/index.html, kemudian download sesuai sistem operasi Anda, pada contoh ini kami akan melakukan instalasi XAMPP di Windows.

2. Setelah selesai didownload, silakan lakukan instalasi XAMPP, dengan cara klik kanan pada file instalasi kemudian pilih Open.

3. Jika pada saat melakukan instalasi muncul peringatan yang bertujuan untuk memastikan apakah Anda akan menginstal aplikasi ini, Silakan klik Ok/Yes untuk melanjutkan instalasi.

4. Selanjutnya akan tampil pilihan aplikasi apa yang akan Anda instal dan tidak ingin Anda instal. Beberapa aplikasi akan terinstal secara otomatis untuk menjalankan website seperti Apache dan PHP.
5. centang yang anda butuhkan atau sesuai dengan tujuan anda menginstall XAMPP

6. Selanjutnya, silakan pilih folder dimana file instalasi disimpan. Pada langkah ini kami menginstalnya langsung di folder C:\XAMPP.

7.Akan tampil halaman yang menanyakan apakah Anda ingin menginstal Bitnami untuk XAMPP,

8.Silakan hilangkan centang pada “Learn more about Bitnami for XAMPP”, kemudian klik Next
9. Pada langkah ini XAMPP sudah siap untuk proses instalasi, silakan klik tombol Next.

10. Jika sudah terinstal, akan tampil pertanyaan mengenai apakah Anda ingin langsung menjalankan kontrol panel. Pastikan pilihan tersebut sudah tercentang, kemudian klik tombol Finish.

11. Kontrol panel akan otomatis muncul, tapi jika Anda tidak mencentang pilihan di halaman sebelumnya, maka Anda perlu membuka langsung kontrol panel melalui start menu atau folder XAMPP di komputer Anda.

Jika proses instalasi berjalan dengan baik, maka akan tampil tulisan berwarna biru dan hitam pada bagian kolom bawah di kontrol panel.

12. kemudian klik Start untuk Apache dan MySQL.
13. XAMPP siap di gunakan J






info seputar kampus : ubpkarawang.ac.id