Sabtu, 03 Maret 2018

Multimedia Interaktif


Pengertian multimedia interaktif 
 “Multimedia adalah kombinasi teks, grafik, suara, animasi dan video. Bila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol maka disebut multimedia interaktif”menurut
 Tay (2000) dalam Pramono (2007:8).
Pramono (2006:43) menyatakan bahwa” interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan pembelajaran yang aktif (active learning). Pembelajaran yang aktif tidak saja memungkinkan siswa (pengguna) melihat atau mendengar (see and hear) tetapi juga melakukan sesuatu (do). Dalam konteks multimedia do disini dapat berupa: memberikan respon terhadap pertanyaan yang diajukan komputer atau aktif dalam simulasi yang disediakan komputer”.


Jenis Multimedia Interaktif
Model-model multimedia pembelajaran menurut Padmanthara dalam Pustekkom (2007:134-139) Hannafin & Peck (1998: 139-158) dan Roblyer dan Doering (2010:175-176), yaitu tutorial, drill and practice, simulasi, instructional games, hybrid, socratic, inquiry dan informational. Penjabaran dari masing-masing model tersebut adalah sebagai berikut

a. Tutorial
Model tutorial adalah salah satu jenis model pembelajaran yang memuat penjelasan, rumus, prinsip, bagan, tabel, definisi istilah, latihan dan branching yang sesuai.

b. Drill and Practice
Model drill and practice menganggap bahwa konsep dasar telah dikuasai oleh siswa dan mereka sekarang siap untuk menerapkan rumus-rumus, bekerja dengan kasus-kasus konkret, dan menjelajahi daya tangkap mereka terhadap materi. Fungsi utama latihan dan praktik dalam program pembelajaran berbantuan komputer memberikan praktik sebanyak mungkin terhadap kemampuan siswa.

c. Hybrid
Model hybrid adalah gabungan dari dua atau lebih model multimedia pembelajaran.

d. Socratic
Model ini berisi percakapan atau dialog antara pengguna pelatihan dengan komputer dalam natural language.

e. Problem Solving
Model problem solving adalah latihan yang sifatnya lebih tinggi daripada drill and practice.

f. Simulations
Simulasi dengan situasi kehidupan nyata yang dihadapi siswa, dengan maksud untuk memperoleh pengertian global tentang proses.

g. Instructional Games
Model ini jika didesain dengan baik dapat memanfaatkan sifat kompetitif siswa untuk memotivasi dan meningkatkan belajar.

h. Inquiry
Model Inquiry adalah suatu sistem pangkalan data yang dapat dikonsultasikan oleh siswa, dimana pangkalan data tersebut berisi data yang dapat memperkaya pengetahuan siswa.

i. Informational
Informasional biasanya menyajikan informasi dalam bentuk daftar atau tabel. Informasional menuntut interaksi yang sedikit dari pemakai.

Fungsi Multimedia Interaktif
Dalam kegiatan pembelajaran di kelas, multimedia dapat berfungsi sebagai suplemen yang sifatnya opsional, pelengkap (komplemen), atau bahkan pengganti guru (substitusi) (Robblyer & Doering, 2010:85 ).
a. Suplemen (Tambahan)
Multimedia dikatakan sebagai suplemen (tambahan), apabila guru atau sisa mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan multimedia atau tidak untuk materi pelajaran tertentu. Dalam hal ini, tidak ada keharusan bagi guru atau siswa untuk memanfaatkan multimedia.

b. Komplemen (Pelengkap)
Multimedia dikatakan sebagai komplemen (pelengkap) apabila multimedia tersebut diprogramkan untuk melengkapi atau menunjang materi pembelajaran yang diterima siswa di dalam kelas.
c. Substitusi (Pengganti)
Multimedia dikatakan sebagai Substitusi (Pengganti) apabila multimedia dapat menggantikan sebagian besar peran guru.


Manfaat Multimedia Interaktif
Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa, karena penggunaan media dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.
pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran, dapat
1) meningkatkan motivasi kreativitas keterampilan gairah belajar konsistensi dalam belajar, ketahanan dalam memori dan hasil belajar,
2) memperjelas dan mempermudah penyajian pesan,
3) mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera baik siswa maupun guru,
4) mengembangkan kemampuan siswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar,
5) memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri sesuai kemampuan dan minatnya, dan
6) memungkinkan para siswa untuk dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya.


info kampus: ubpkarawang.ac.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar